Persatuan; yang merupakan benteng raksasa ISLAM
menjadi hancur lebur
iman dan taat menjadi luntur
kasih sayang sesama ummat menjadi gugur
akibatnya islam mulya raya berdiri dipintu kubur
golongan atheis-pun siap sedia melulur
Bismillahirrahmanirrahim
Assalmua'alaikum wr. w
First we would like to thank the presence of God Almighty. the Supreme Akbar,Glory, Compassionate and caring, which has allowed us to peel and ordain orprincipal dilemma today with the theme
"SECRETS OF STRENGTH AND POWER ANALYSIS OF ISLAM"
Salam and we clean the holy invocation haturkan to our Master of Spirits CholisMuchlisin great prophet Muhammad saw. who has given us intercede for theMuslims. our solemn respect and convey to all our Teachers who provideassistance and guidance and guidance for life and our lives.
Assalmua'alaikum wr. w
First we would like to thank the presence of God Almighty. the Supreme Akbar,Glory, Compassionate and caring, which has allowed us to peel and ordain orprincipal dilemma today with the theme
"SECRETS OF STRENGTH AND POWER ANALYSIS OF ISLAM"
Salam and we clean the holy invocation haturkan to our Master of Spirits CholisMuchlisin great prophet Muhammad saw. who has given us intercede for theMuslims. our solemn respect and convey to all our Teachers who provideassistance and guidance and guidance for life and our lives.
I had said earlier also reproduced an apology from all of us, that in the event this subject here and there might be offended delicate feelings in response, if there were harsh words and sharp in this analysis.That we will discuss this is special for this day and age, Supreme important, given the enormity of the life of the Ummah-humanity today, namely in the end 14 which Jahannam qurun this.The Messenger of Allah. had said, that at the last day most of his community is broken, and that mengkafrkan or menjahudikan are the scholars, the evil itself.Why not, since the development of the Islamic world on earth, in this 14th century torn qurun breakup of the Islamic world with great in some classes and some parties, which each lainbertendensi mutual disputes and lead to prolonged growing interconnectedness hianat betrayed. This is a climax "das sein" a bitter and dangerous, a "das sollen" which of course neither of us want; all of us menghedaki "das sein" which "baldatun tayyibatun warabbun ghofuur" which therefore "hayya'aalfalah"Is not what created God Almighty, through His Prophet, by living Qur'anul al-karim, have been quite perfect, it has sought in its maxims taurot (Moses), Psalms (David), and gospel (Isa), karenanyalah Self-explanatory for us, that true Muslims have joined in a party world hereafter, called the party of Allah and the Prophet, starting from this mortal world, Stay one party to the Natural baqa meadow mahsyar later. But unfortunately a thousand times love, lust anger leaders that have been dated from keALIM ................................. ........, or leaders claimed that it was not .................. True, but said, berkaji, and this is what breaks .........., the mighty Akbar belahkan unity, all-holy, so that disputes arise takkunjung easily extinguished, yangterus turbulent, because in the chest "leader" mitu faded and disappeared completely and NUR-DIVINE, and was replaced by the passions seething anger with all the consequences of destroying and crippling power giant ISLAM Mulya RAYA. Robbi Divine Yes, they are as leaders of the ummah, the conscious or tidaksadar, had betrayed God and his own RosulNya .......!As a result also of course do not miss all, let God, Nature, is also quite fair: who planted aur, is not an betung that will grow, but also aur: "wie kaatst debal verwatchen Moet, Moet zeait wie wind strom oogsten" Those who dig holes , he himself would fall into it, whoever menanan one rice seed, nature responded with tens of hundreds of rice, who sows wind, will receive a typhoon / storm in returnWow ...! What the hell was the reply dar properties per fraction and perfidy of the above?
Unity; which is a giant castle ISLAM
be destroyed
faith and obedience to fade
affectionate fellow ummah into autumn
consequently Islamic feast Mulya tomb stood in the doorway
atheist group was ready to gulp down-
be destroyed
faith and obedience to fade
affectionate fellow ummah into autumn
consequently Islamic feast Mulya tomb stood in the doorway
atheist group was ready to gulp down-
Brother of ............. insaflah ye, that the Islamic world in distress, his community Spirits infestation is extremely dangerous communicable diseases:
Properties they have swapped from nature "Fakir" into nature "pagan"
Siddiq nature and mandate have been lost
khasad treasonous malice they are many-say
gambling a series assembly
adultery into a job selling
wives and children become rebellious
the-father saw rampant morale
alampun also very angry
reduce reinforcements, floods and earthquakes,
havoc around the world
Siddiq nature and mandate have been lost
khasad treasonous malice they are many-say
gambling a series assembly
adultery into a job selling
wives and children become rebellious
the-father saw rampant morale
alampun also very angry
reduce reinforcements, floods and earthquakes,
havoc around the world
would suffice with the above poems are merely described "the general ins and outs look" how powerful the trials, temptations and challenges in Jahannam qurun 14 which is for this man ...... This ekarang .... even side by side with the collapse of moral joints and moral human beings, the natural scientific justri experiencing great momentum as powerful-in tehnologinya, but even this condition makes ..... too bad .. to takabbur; properties they leave the nature of "UBUDIYAH" reincarnate into nature "rububiyah", a manifestation FIR'AUNISME "because he thinks can rival God Almighty. in control of everything in this.Well .!...... What "Mission" savior of our mission "building our Ummah," Mission "Islam Mulya our feast ... in fact an age of Late qurun Jahannam 14 which is ... into" Baldatun tayyibatun arabbun Ghofur " , by waving the banner and heirloom appeal; "HAYYA'ALALFALAH" it
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Assalmua'alaikum wr. w
Lebih dulu kita mengucapkan syukur kehadirat Allah swt. yang Maha Akbar, Maha Suci, Maha Pengasih dan penyayang, yang telah mengijinkan dan mentakdirkan kita mengupas dilema atau prinsipil dewasa ini dengan tema
"ANALISA RAHASIA KEKUATAN DAN KEKUATAN ISLAM"
Salam dan selawat yang suci bersih kita haturkan kepada Arwah Cholis Muchlisin Junjungan kita Nabi besar Muhammad saw. yang telah memberi syafaat bagi kita kaum muslimin. hormat dan khidmat kita sampaikan pada segala Guru-Guru kita yang memberi bimbingan dan tuntunan dan tuntunan bagi hidup dan kehidupan kita.Lebih dahulu pula saya ucapkan diperbanyak maaf dari kita semua, yang dalam acara pokok ini mungkin disana-sini merasa tersinggung perasaan halusnya dalam menannggapi, seandainya terdapat kata-kata pedas dan tajam dalam penganalisaan ini.
Yang akan kita bicarakan ini adalah istimewa untuk zaman sekarang ini, Maha penting, mengingat dahsyatnya kehidupan Ummat-ummat manusia dewasa ini, yaitu dalam achir qurun 14 yang jahannam ini.
Rosulullah saw. telah bersabda, bahwasanya pada akhir zaman ummatnya sebagian besar adalah ingkar, dan yang mengkafrkan atau menjahudikan adalah alim ulama yang jahat sendiri. Betapa tidak, sejak berkembangnya dunia islam dimuka bumi, dalam abad qurun 14 inilah terpecah-pecahnya dunia Islam dengan hebatnya dalam beberapa golongan dan beberapa partai, yang satu sama lainbertendensi saling sengketa dan menjurus kesaling hianat menghianati berkepanjangan. inilah suatu klimaks "das sein" yang pahit dan berbahaya, suatu "das sollen" yang tentu sama-sama tidak kita inginkan; kesemuanya kita menghedaki "das sein" yang "baldatun tayyibatun warabbun ghofuur" yang karenanya" hayya'aalfalah"
Bukankah apa yang diciptakan Allah swt, melalui rosul-Nya,dengan menghayati al-Qur'anul karim, telah cukup sempurna,telah terhimpun dalamnya kaidah-kaidahnya taurot (Musa ), Zabur (Daud), dan injil (Isa), karenanyalah cukupjelas bagi kita, bahwa ummat Islam sejati sudah tergabung dalam satu partai dunia Akherat, dinamakan partai Allah dan Rosul, dimulai dari dunia yang fana ini, Tetap satu partai sampai ke Alam baqa dipadang mahsyar kelak. Tetapi sayang seribu kali sayang , nafsu angkara murka pemimpin-pemimpin yang telah tanggal dari keALIM .........................................,atau pemimpin-pemipin yang sebenarnya bukan .................. sejati, tetapi berkata,berkaji,dan..........,inilah yang memecah belahkan persatuan yang maha Akbar,maha suci ini, sehingga timbul sengketa yang takkunjung mudah padam,yangterus bergelora, karena dalam dada "pemimpin "mitu sudah pudar dan lengkap dan lenyap NUR-ILAHI, dan digantikan oleh gelora angkara murka hawa nafsu dengan segala akibat-akibatnya yang menghancurkan dan melumpuhkan tenaga raksasa ISLAM MULYA RAYA. Ya Ilahi Robbi, mereka sebagai pemimpin ummat, dengan sadar atau tidaksadar, telah menghianati Allah dan RosulNya sendiri .......!
Akibatnyapun tentu tidak ketinggalan pula, jangankan Allah, Alam sajapun cukup adil: siapa yang menanam aur, tidakkan betung yang akan tumbuh, melainkan aur juga: "wie kaatst moet debal verwatchen, wie wind zeait moet strom oogsten" Barang siapa yang menggali lobang, dia sendiri yang akan jatuh kedalamnya, barang siapa menanan satu biji padi, alam membalasnya dengan puluhan ratusan padi, siapa yang menabur angin, akan menerima taufan/badai sebagai balasannya
Wah...! apakah gerangan yang menjadi balasan dar sifat per pecahan dan kedurhakaan tersebut diatas ?
menjadi hancur lebur
iman dan taat menjadi luntur
kasih sayang sesama ummat menjadi gugur
akibatnya islam mulya raya berdiri dipintu kubur
golongan atheis-pun siap sedia melulur
Saudaraku kaum ............. insyaflah olehmu, bahwa dunia Islam dalam marabahaya, ROH-ROH ummatnya dihinggapi penyakit menular yang sangat berbahaya:
Sifat mereka telah bertukar dari sifat "Fakir" menjadi sifat "kafir"
sifat siddiq dan amanah telah hilang
khasad dengki khianat berbilang-bilang
judi menjadi seri majelis
zinah menjadi pekerjaan laris
isteri dan anak menjadi durhaka
melihat moril si-Ayah merajalela
alampun turut sangat murka
menurunkan bala, banjir dan gempa,
malapetaka diseluruh dunia
cukuplah kiranya dengan sajak-sajak diatas ini sekadar menggambarkan"general in dan out look" betapa dahsyatnya cobaan-cobaan , godaan serta tantangan-tantangan dalam qurun 14 yang jahannam ini bagi manusia ini...... ekarang ini.... bahkan berdampingan dengan runtuhnya sendi-sendi moral dan moril ummat manusia ini, justri ilmiah alamiah mengalami kepesatan yang sehebat-hebatnya dalam tehnologinya, tetapi kondisi inipun membuat .....sayang sekali..menjadi takabbur; sifat mereka meninggalkan sifat "UBUDIYAH" menjelma menjadi sifat "RUBUBIYAH", suatu manifestasi FIR'AUNISME" karena ia beranggapan dapat menanadingi Allah swt. dalam menguasai segala-galanya dalam ini.
Nah.!......Bagaimanakah "Mission" juru selamat kita mission" pembangunan Ummat kita, "Mission" Islam mulya raya kita... justru dijaman Akhir qurun 14 yang jahannam ini... menuju "Baldatun tayyibatun arabbun ghofur" , dengan mengibarkan panji-panji serta seruan pusaka ; "HAYYA'ALALFALAH" itu
Nah.!......Bagaimanakah "Mission" juru selamat kita mission" pembangunan Ummat kita, "Mission" Islam mulya raya kita... justru dijaman Akhir qurun 14 yang jahannam ini... menuju "Baldatun tayyibatun arabbun ghofur" , dengan mengibarkan panji-panji serta seruan pusaka ; "HAYYA'ALALFALAH" itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar